Kanker Prostat - Gejala, penyebab dan mengobati - Alodokter, Pengobatan Penyakit Prostat | Penyebab Penyakit Prostat, Penyebab Penyakit Kanker Prostat | Gejala Kanker Prostat

Kanker Prostat - Sampai sekarang, tetap belum diketahui dengan pasti 'apa yang menjadi faktor penyebab kanker prostat'. Para dokter dan juga para ahli peneliti tahu bahwa penyakit kanker prostat dimulai dengan pertumbuhan yang tidak normal beberapa sel-sel dalam prostat. Mutasi DNS sel-sel itu menyebabkan sel tumbuh serta membelah lebih cepat dari sel-sel yang normal.

Pada saat sel-sel normal mati, sel abnormal tetap hidup dan bahkan berkumpul membentuk tumor yang nantinya akan terus tumbuh serta menyerang jaringan disekitarnya. Beberapa sel-sel abnormal bahkan bisa pecah dan juga menyebar luas kebagian tubuh yang lain.


  • Faktor usia. Resiko kanker prostat bisa meningkat seiring dengan bertambahnya usia seseorang. Kanker prostat yang paling umum terjadi pada seorang pria yang berusia 65 tahun keatas. Meski penyebab kanker prostat itu sendiri masih belum diketahui dengan pasti, para dokter pun tahu bahwa terdapat beberapa hal yang bisa meningkatkan resiko seorang pria bisa menderita kanker prostat, yakni;
  • Kulit hitam. Seorang pria yang berkulit hitam mempunyai resiko yang lebih besar untuk terkena kanker prostat ketimbang seorang pria dari ras lainnya. Pada pria hitam, kanker prostat tersebut juga lebih mungkin menjadi agresif atau juga berlanjut ke stadium akhir dengan cepat. Tak diketahui apa dan bagaimana hal tersebut itu bisa terjadi.
  • Faktor keturunan. Jika terdapat seorang pria dalam keluarga yang menderita kanker prostat, maka resiko menderita kanker prostat pun juga akan jauh lebih besar.
  • Obesitas. Pria obesitas yang didiagnosa telah menderita kanker prostat lebih sulit untuk diobati.


Kanker prostat diketahui sangat jarang sekali menyerang seorang pria yang berusia 40 tahun kebawah, pada umumnya penyakit kanker tersebut tumbuh secara diam-diam dan tidak menimbulkan gejala-gejala apapun hingga kanker tersebut telah menyebar luas ke tulang dan juga di daerah sekitar prostat. Saat seperti itulah kanker prostat sudah berkembang ke stadium akhir dan bisa menyebabkan kematian pada seseorang.

Pengobatan kanker prostat sendiri tergantung pada beberapa faktor yang diantaranya seberapa cepatkah kanker tersebut itu tumbuh, dan bagaimana penyebaran sel kanker itu sendiri, dan bagaimana kondisi kesehatan si penderita serta efek samping pengobatan yang mungkin akan muncul.

Pada saat seorang pria telah didiagnosa menderita penyakit kanker prostatt stadium awal, maka pengobatan pun kemungkinan belum dilakukan, dan sebaliknya sang dokter akan merekomendasikan untuk waspada dan menunggu.

Dalam kondisi seperti ini, si penderita disarankan untuk melakukan pemeriksaan serta tes darah yang teratur, pemeriksaan dubur atau biopsi untuk memantau perkembangan dari kanker itu sendiri.

Jika hasil tes tersebut menunjukkan bahwa kanker prostat itu mengalami pertumbuhan yang cukup membahayakan, maka si penderita bisa memilih beberapa jenis pengobatan yaitu dengan cara pembedahan atau juga radiasi. Akan tetapi metode soal 'menunggu dan waspada' ini bisa tetap dilakukan jika kanker tidak menunjukkan gejala atau tanda-tanda tertentu atau juga mengalami pertumbuhan yang lambat serta hanya terbatas pada area prostat saja.

Berikut dibawah ini beberapa alternatif pengobatan untuk kanker prostat:

  1. Terapi radiasi. Metode pengobatan seperti ini menggunakan sebuah energi yang cukup tinggi untuk membunuh sel kanker. Metode radiasi bisa dilakukan dengan dua cara yakni memberi radiasi dari luar tubuh dengan menggunakan sinar-X atau juga menggunakan sinar proton. Cara yang kedua yaitu radiasi dari dalam tubuh, yang mana dokter akan menanam benih radioaktif dosis rendah dalam prostat si penderita.
  2. Terapi hormon. Tapi hormon adalah pengobatan untuk menghentikan tubuh si penderita memproduksi hormon tersebut. Sel-sel kanker prostat hidup serta tumbuh bergantung pada hormon testosteron yang diproduksi tubuh seorang pria. Menghentikan produksi testosteron akan menyebabkan sel-sel kanker mati atau juga tumbuh lebih lambat. Efek samping yang paling umum ialah si penderita akan kehilangan gairah seks-nya dan juga mengalami disfungsi ereksi.
  3. Pembedahan untuk mengangkat prostat. Pembedahan kanker prostat bisa dilakukan dengan cara mengangkat kelenjar prostat, beberapa jaringan disekitarnya dan juga kelenjar getah bening.
  4. Kemoterapi. Kemoterapi menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel-sel yang sudah berkembang pesat, termasuk juga sel-sel kanker. Kemoterapi bisa diberikan dengan melalui pembuluh darah di lengan si penderita, dalam bentuk. Kemoterapi bisa menjadi pilihan pengobatan untuk seorang pria dengan kanker prostat yang sudah menyebar ke organ-organ tubuh lainnya. Kemoterapi tersebut juga bisa menjadi sebuah pilihan untuk kanker yang tidak merespon terapi hormon.


Seperti halnya dengan jenis pengobatan lainnya, pengobatan kanker prostat ini kemungkinan besarnya menimbulkan efek samping seperti inkontimensia dan juga impotensi, karena itulah perlu perawatan dokter guna mengurangi efek yang mungkin akan terjadi. Penemuan akhir yang di ciptakan oleh para peneliti yaitu vaksin khusus untuk menyembuhkan kanker prostat yang telah diberi nama "Provenge", namun sampai sekarang ini masih terkendala dengan harga jualnya yang begitu mahal.

"Anda Ingin Kuat dan Tahan Lama Diatas Ranjang? Jangan Khawatir, KLIK DISINI Saja anda Akan Menemukan Solusi Yang Terbaik"

Deengan demikian ulasan tentang Kanker Prostat ini sangat bermanfaat dan bisa menjadi pelajaran tambahan bagi masyarakat yang membutuhkan informasi terkait dengan penyakit yang satu ini. Terima kasih banyak kunjungannya...

0 komentar:

Posting Komentar

 
OBAT OLES PRIA FOREDI GEL MENGATASI EJAKULASI DINI © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top